Wednesday 12 January 2011
Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti
  • Jangan menunggu bahagia baru tersenyum.tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia
  • Jangan menunggu kaya baru bersedekah.tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya
  •  
  • Jangan menunggu termotivasi baru bergerak.tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi
  •  
  • Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli,tapi pedulilahdengan orang lain! maka kamu akan dipedulikan...
  •  
  • Jangan menunggu orang memahami kamu baru kita memahami dia,tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu
  •  
  • Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu
  •  
  • Jangan menunggu proyek baru bekerja.tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu
  •  
  • Jangan menunggu dicintai baru mencintai.tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai
  •  
  • Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang,tapi hiduplah dengan tenang, Insya Allah bukan sekadar uang yang datang,
  •  
  • Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti.tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti
  •  
  • Jangan menunggu sukses baru bersyukur.tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu
  •  
  • Jangan menunggu bisa baru melakukan,tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti

Seribu kata mutiara akan dikalahkan Satu Aksi Nyata!

WAIT LESS DO MORE...! 

Note ini copy paste dari http://sehatsinergis.blogspot.c/*m/. Judul asilnya "Para Pecundang selalu menunggu Bukti dan Para Pemenang Selalu Menjadi Bukti", didapat dari ustad Darlis di Ta'lim rutin kosan A3.
*Semoga termotivasi, terinspirasi, dan memberikan manfaat

2 pandangan:

aQmam JaFFar said...

wahhh....bez2 ayat dia..power!

lefleurdior said...

alhamdulillah,smoga bermanfaat..=)

Sobre o Blog

Entri Popular

Labels

Followers

Subscribe to our feed


ShoutMix chat widget

Ghurabaa'

Hiduplah kita seperti pengembara, yang singgah di dunia sebelum berehat di akhirat